NGOBROL: Kelar Hidup Lo


Ya iya, lah. saya juga mau jadi emak-emak kekinian. Bikin foto mahmud challenge walaupun saya sebenernya sudah bukan termasuk mahmud. Hahahahahha..... 

Lhe, kamyuh nggak tau apa itu mahmud challenge? Iku lho, trend baru yang lagi heits di kalangan instagrammer. Bu-ebu kekinian pada bikin foto pas lagi kumel pake daster, trus fotonya dicollage bareng foto mereka yang bikin pangling karena udah dandan cetar gituh. Trus dikasih caption, "Jangan remehkan emak-emak berdaster, karena kalo mereka udah dandan, kelar hidup lo." Sono search hastag #mahmudchallenge di IG. Muncul tuh seabrek-abrek foto 'kelar hidup lo' baik yang original version maupun yang modification version. Bahkan tidak sedikit artis yang ikutan bikin foto mahmud challenge. Terakhir saya ngecek, udah ada 12 ribu foto yang pake hastag itu. Means udah ada 12 ribu bu-ebu kurang kerjaan (termasuk saya) yang ikutan mahmud challenge. Hihihi.....

Tapi tapi, saya ndak punya foto recent yang lagi dandan cetarrrrr. Lha wong sejak punya anak udah ndak sempet maen-maen sama make up. Huhuhuhu.... *mengandung curcol. Jadi yo wes, saya majang foto saya yang lagi gendong C aja yah. Keliatan khan, walopun nggak dandan cetar, tapi daku keliatan lebih cantik karena aura keibuan memancar mak byar dari wajahku *halah

Bai de wei, saya jadi kepo, sebenernya dari mana, sih asal muasal ungkapan 'kelar hidup lo' yang heitz banget itu? 

Serius, deh. Itu ungkapan fenomenal banget, cuy. Sampe-sampe salah satu grup pertemanan saya di WA ikut heboh mengulas dan mengupas ungkapan itu. Udah gitu ngebahasnya serius banget, sampe memicu debat kusir antara pihak pro dan kontra. 

Pihak kontra ngeyel kalo ungkapan tersebut nggak perlu dipake dan dibikin viral karena dianggap melangkahi kuasa Tuhan. Hanya Tuhan semata yang berhak menentukan kapan hidup kita 'kelar'. Sedangkan pihak pro menganggap  pihak kontra itu lebay karena ungkapan tersebut tidak berarti harafiah. Sama aja seperti ungkapan, 'Mati aku!', khan sebenernya bukan bermaksud pengen mati beneran. 

Hadeh, mumet pala princess. Gara-gara 'kelar hidup lo' aja, grup WA memanas selama beberapa hari disusul keluarnya beberapa orang teman dari grup. Sebagian karena merasa tersinggung dengan ucapan dan sindiran dari teman yang berbeda pendapat, dan sebagian lagi (saya yakin) karena males liat grup yang isinya debat gak penting.

Kalau kita amati, sebenernya fenomena ini cukup menarik, ya? Hal sepele (sepele nggak sih?) yang di dunia nyata biasanya nggak penting-penting amat untuk dibahas dan diperdebatkan, eh di dunia maya bisa jadi viral, trending topik, mencetuskan pro kontra, bahkan bisa bikin dua orang sahabat yang beda pendapat jadi bermusuhan. 

Padahal kalo dipikir-pikir, yailaaaah gitu doang. Kayak kebanyakan waktu luang aja memperdebatkan begituan. Auk ah! Mending browsing-browsing syantiek sambil ngemil silverqueen. *maunya ngemil batako, tapi berhubung saya bukan lagi pemirsah lambe turah, yo wes nggak jadi, deh. Bahahahahhaha.....

You Might Also Like

0 komentar

Komenmu membuatku makin semangat menulis. Sungguh.....