CERITA MAMA: Jangan Panggil Aku 'Mama"




Waktu baru melahirkan C, rasanya hidup saya sebagai seorang perempuan terasa lengkap sudah. Ya, hampir semua perempuan yang sudah menikah mendambakan kehadiran seorang anak. Wajar, khan? 

Tapi ada satu hal yang terasa gimanaaaa gitu. Saya nggak suka dipanggil 'Mama'. Lho kenapa? Ehm, mungkin karena belum terbiasa, ya? Apalagi dipanggil pake sebutan, 'mami'. Aduh, saya kok berasa kayak jadi germo gitu. Maaf lho, bukan nyindir atau mengolok-olok teman-temin yang pake sebutan mami-papi ke anak. Serius enggak. Ini cuma perasaan saya aja, sih.

Waktu suster rumah sakit membawa baby C sambil ngomong, "Mama, yuk belajar nyusuin babynya.", berasa yang ngomong di depan saya itu bukan suster RS, tapi bakul sate langganan yang tiap sore suka jerit-jerit manggilin mama saya di depan rumah,  "Sate Mammaaaaaaa......" Gedubrak!

Sepulang RS, giliran si Oni yang suka manggil-manggil saya, "Mama." Aneh rasanya. Apalagi kalo saya harus balas memanggil Oni dengan sebutan "Papa.", berasa yang saya panggil itu buka suami saya, tapi bapak saya di rumah sana. Hahahahahaha...

Jadinya selama beberapa bulan setelah punya anak, si Oni tetep manggil saya dengan sebutan 'Yank.' karena saya selalu komplen dan pura-pura nggak denger kalo dipanggil 'Ma'.  Saya juga tetep manggil Oni dengan sebutan 'Koko' yang artinya 'kak'. Trus kalo ngomong sama anak? Saya menyebut diri sendiri dengan kata, 'saya'.

Aneh sih memang, masa ngomong sama anak bilangnya, 'saya'. Tapi gimana, dong, kuping saya gatel kalo pake kata 'mama'. Sudah banyak sanak kerabat yang memprotes saya, tapi saya cuek aja, wes.

Dan saya nggak bisa cuek ketika C udah mulai belajar ngomong dan manggil saya dengan sebutan 'saya' juga. Wualah, kok jadi ruwet. Hahahahahaha.....

Terpaksa saya mulai membiasakan diri menyebut diri saya sendiri, 'mama' kalo lagi ngobrol sama C. Dan puji Tuhan ni anak juga nggak keterusan manggil saya pake sebutan 'saya', sih. Dia juga bisa manggil bapaknya, 'papa' walaupun saya tetep manggil Oni dengan sebutan 'koko'.  

Rembay ya? Urusan cara memanggil aja ribet amat. Kalo teman-temin sendiri bagaimana? Nggak ribet ya sama urusan panggilan ke anak? 

You Might Also Like

0 komentar

Komenmu membuatku makin semangat menulis. Sungguh.....