Jangan Sepelekan Kursi Kantor Agar Badan Sehat dan Kerja Lebih Produktif

Kamu seorang karyawan kantoran? Pernah nggak sih kalian mengalami duduk di kursi dan meja kantor yang  berukuran tidak ideal? Tidak hanya menyiksa dan tidak nyaman, tapi juga membuat kita gampang lelah dan stress. Ujung-ujungnya kesehatan tubuh ikut terpengaruh. Selain itu produktivitas kerja, kreativitas, ide, hingga semangat jadi kendor.


Oleh karena itu, jangan pernah menyepelekan peran besar kursi kantor  dalam menjaga produktivitas kerja dan kesehatan. Pasalnya, hampir 90% waktu yang dihabiskan oleh karyawan kantoran ketika bekerja adalah duduk dan beraktivitas di kursi tersebut.

Kursi kantor yang ideal memiliki sangat banyak kriteria. Harganya jelas mehik, kakaaaaak! Tapi ya setidaknya kita harus mencari kursi yang bisa mendukung kita agar dapat bekerja dengan lebih leluasa dan lebih rileks sehingga segala sesuatu yang kita lakukan bisa dilakukan dengan mudah tanpa mengeluarkan banyak tenaga. 

Berikut adalah beberapa tips memilih kursi kantor yang bagus dan paling ideal untuk seorang karyawan kantor. Eh, nggak cuma buat karyawan kantor aja, sih. Saya dan Pak Oni yang kerjanya juga banyak ngadep meja juga perlu. Pokoknya semua orang yang kerjanya banyak di meja da duduk di kursi gitu. 

Sesuaikan ukurannya dengan tinggi tubuh

Ada banyak tipe kursi yang bisa dipilih untuk bekerja. Mulai dari kursi statis yang tidak bisa diputar atau di naik dan turunkan, ada juga kursi yang adjustable sehingga bisa diatur ketinggiannya, dilengkapi roda sehingga bisa digerakkan ke sana kemari dengan leluasa, serta bisa diputar porosnya sehingga kita tidak perlu memutar badan untuk menghadap ke arah lain. 

Memilih kursi yang fleksibel adalah pilihan tepat. Namun jika terpaksa memilih kursi statis, pastikan untuk memilih yang paling ideal untuk siapapun yang akan duduk di sana berdasarkan tinggi badannya. Karena tinggi kursi dan meja yang tidak sesuai dengan tinggi badan akan menyebabkan kita mudah lelah atau pegal-pegal.

Kalo maen laptop, kadang suka ngebungkuk karena mejanya kependekan. Saya banget inih. Hauuuu...

Pastikan telapak kaki bisa menapak lantai dengan sempurna pada saat mereka duduk di kursi 

Menurut seorang ahli bernama Dr. Matt Tannenberg, kursi paling ideal untuk karyawan adalah yang bisa membuat sendi membentuk sudut 90°. Sendi-sendi yang dimaksud adalah, pinggul, lutut, dan mata kaki. Jika pinggul tidak pada sudut 90°, maka itu artinya kursi terlalu tinggi atau terlalu pendek. Hal tersebut juga berlaku untuk lutut dan pergelangan kaki. 


Pilihlah kursi yang dilengkapi dengan jok atau pelapis yang tidak menyebabkan rasa gerah 

Jok kursi harus terbuat dari bahan-bahan yang nyaman ketika disentuh atau ketika digunakan untuk duduk sepanjang hari. Hindarilah memilih kursi yang lapisannya kasar, menyebabkan rasa gatal, atau yang menyebabkan tubuh merasa gerah dan mudah berkeringat.

Kursi kerja yang ideal dan bagus adalah yang memiliki sandaran penuh. 

Menurut Dr. Scott Schreiber, memilih kursi kerja yang bisa meningkatkan produktivitas atau menjaga produktivitas karyawan serta mengurangi resiko lelah dan pegal adalah yang paling ideal. Salah satu kriteria kursi tersebut adalah memiliki sandaran punggung yang penuh dari bawah ke atas. Sandaran punggung tersebut sebaiknya yang dinamis dan bisa diubah-ubah posisinya. Bisa disesuaikan sedemikian rupa, entah itu tingginya, tingkat kemiringannya, dan lain sebagainya. 

 

Pilihlah kursi kerja yang memiliki desain ergonomis (waterfall seats) 

Mungkin belum banyak di antara kamu yang familiar dengan istilah "waterfall seat." Ini adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan desain busa pada bagian depan dari dudukan kursi yang membentuk sudut membulat layaknya tatakan air terjun. Bentuk ini dianggap sangat penting karena bisa membantu menjaga kesehatan karyawan yang duduk di kursi tersebut.

You Might Also Like

3 komentar

  1. Nah, ini bener banget Fely, aku sempet kena gangguan kesehatan gara-gara nyepelein kursi. Padahal aku kerjanya mostly di depan komputer. Yang terakhir malah nyeri ketiak dan sempet mikir si tumor payudara muncul lagi. Eh, setelah dicek rupanya lagi-lagi kursi dan posisi duduk yang salah, huhuhu :D

    ReplyDelete
  2. ia tuh..apa lagi temen ada yg maaf badannya sedikit lebih gemuk kan kasian :)

    ReplyDelete
  3. mbaaaa ini bener banget loh. aku pernah lumpuh gara gara pengapuran di tulang leher. penyebabnya adalah posisi duduk dan bangku yang ngga pas tingginya. makasi sharing nya yaa

    ReplyDelete

Komenmu membuatku makin semangat menulis. Sungguh.....