Wednesday, May 17, 2017

TIPS: 4 Hal Paling Penting yang Perlu Kita Pahami Sebelum Naik Kereta Api



  Moda angkutan kereta api sampai saat ini masih menarik banyak peminat. Tarifnya murah, armadanya nyaman, rutenya terus berkembang, dan waktu perjalanannya pun cukup cepat.
Mungkin banyak di antara Anda yang belum pernah naik kereta api. Mungkin Anda masih ragu apakah kereta api bisa menjadi pilihan transportasi yang nyaman untuk perjalanan Liburan Anda. Tapi, pada dasarnya kereta api layak untuk dijadikan andalan perjalanan, tak hanya untuk urusan kerja atau pulang kampung tetapi termasuk pula urusan jalan-jalan.
Nah, untuk Anda yang belum pernah atau jarang naik kereta api, tentunya ada hal-hal yang perlu dipahami dulu. Dengan mengetahui hal-hal penting ini, Anda akan lebih familiar dengan kereta api dan pastinya jadi lebih tertarik untuk berani mencoba dan mulai mengandalkannya pada perjalanan selanjutnya. Setidaknya 4 hal berikut adalah yang paling penting untuk kita pahami, terkait memilih kereta api sebagai angkutan perjalanan agar tidak bingung sampai keliling-keliling.

1. Pesan tiket
Pemesanan tiket kereta api dulunya hanya dilayani melalui loket di stasiun. Saat ini, pemesanan tiket tersedia dalam 4 cara utama, yaitu melalui loket stasiun, booking via telepon, beli via merchant resmi, dan booking online. Dari cara tersebut, booking online menjadi andalan utama masyarakat saat ini.
Pemesanan online tiket kereta api bisa kita akses di situs resmi PT. KAI maupun melalui agen tiket online. Dengan membeli online, kita bisa menghemat banyak waktu dan energi, serta lebih fleksibel memilih waktu keberangkatan, bahkan tempat duduk. Agen tiket online saat ini sudah tersedia banyak. Traveloka yang lebih dulu populer dengan layanan tiket pesawat dan hotel termurahnya pun kini turut menyediakan layanan pemesanan tiket kereta api. Untuk info lebih lengkap dan pemesanannya, silakan lihat di situs Traveloka.

2. Lingkup operasional
Saat ini, kereta api di Tanah Air masih melayani perjalanan antar-kota yang berada di Pulau Jawa dan Sumatera.
Untuk Pulau Jawa, kereta api Indonesia beroperasi menghubungkan seluruh provinsi, baik kota besarnya seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, dan Surabaya, maupun kota-kota kecil dan alternatif seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, Purwakarta, Cirebon, Madiun, Malang, dan lainnya.
Sementara itu, lingkup operasional di Pulau Sumatera menghubungkan provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung; dengan jalur utamanya menghubungkan kota-kota seperti Medan, Rantauprapat, Padang, Pariaman, Bandar Lampung, Lubuklinggau, dan Palembang.

3. Jenis kelas penumpang
Selayaknya maskapai, kereta api di Indonesia beroperasi dengan kelas penumpang yang berbeda-beda. Jenis kelas penumpang yang dilayani oleh PT. KAI adalah kelas Eksekutif, Bisnis, dan Ekonomi. Seluruh kelas sudah menyediakan AC dan toilet. Layanan makan dan minum tersedia dengan biaya tambahan. Dalam kereta api, ada juga pramugari yang siap melayani kebutuhan penumpang.
Kelas Eksekutif adalah layanan termewah atau tertinggi. Fasilitas unggulannya meliputi (1) tempat duduk sofa dengan sandaran yang bisa dimiringkan dan bangku bisa diputar agar berhadapan, (2) sandaran kaki, (3) colokan listrik di setiap tempat duduk, serta (4) bantal dan selimut gratis.
Untuk kelas Bisnis, perbedaan fasilitas terletak pada tempat duduk penumpang yang tidak bersekat (1 bangku untuk 2 orang) serta sandaran belakang tidak bisa dimiringkan. Tempat duduknya pun bukan sofa, melainkan berlapis kulit. Bantal dan selimut disediakan dengan biaya sewa.
Sementara itu, kelas Ekonomi terbagi atas 2 jenis, yaitu komersial dan non komersial (kereta subsidi). Khusus kelas Ekonomi, tempat duduk penumpang juga berlapis kulit serta tidak bersekat. Dibandingkan kelas Eksekutif maupun bisnis, tempat duduk di kelas Ekonomi diposisikan paten berhadapan (tidak bisa diputar balik).

4. Tempat duduk
Jenis tempat duduk di setiap kelas penumpang berbeda-beda, sebagaimana telah dijelaskan pada poin sebelumnya. Susunan setiap kelas pun berbeda, di mana tempat duduk penumpang untuk kelas Eksekutif dan Bisnis tersusun 2-2 (2 bangku di sisi kanan dan 2 bangku di sisi kiri), sementara kelas Ekonomi tersusun 3-2, 2-2, atau 3-3. Untuk kereta api kelas Eksekutif, kapasitas tempat duduk tersedia umumnya untuk total 50-52 penumpang; kelas Bisnis total 64 penumpang, dan kelas Ekonomi kurang lebih 104 penumpang. Jenis kereta api Ekonomi terbaru yang diluncurkan tahun 2016 memiliki pengaturan tempat duduk mirip kelas Eksekutif dengan bangku terpisah (1 orang 1 bangku) dan berkapasitas sekitar 80 penumpang.
Terkait pemilihan tempat duduk, saat membeli tiket kereta api online, penumpang bisa langsung memilih sendiri tempat duduknya. Dalam memilih tempat duduk, orang-orang yang sudah sering menggunakan kereta mengaku tempat duduk ternyaman berada di barisan tengah gerbong. Alasannya, barisan tengah merupakan tempat duduk paling tenang (jauh dari pintu keluar masuk dan bordes/ruang pemisah antar-gerbong kereta) serta paling sedikit

3 komentar:

  1. Wah, aku penggemar berat kereta api mbaak. Apalagi sering pulang ke rumah suami di pekalongan jadi sering banget naik kereta api. Sekarang sekalipun kelas ekonomi, keretanya benar-benar nyaman dan aman kok. Jd suami jg gk khawatir kalo aku pergi sendirian. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Kayaknya sekarang PT. KAI sudah mulai banyak berbenah ya? 2-3 tahun yang lalu aku pernah dolan ke Surabaya naik kereta api kelas ekonomi juga nyaman. Cuma apes, waktu itu entah kenapa kok rutenya muter lewat Mojokerto. Jadi suwiiiii. Hiks.... Next time pengen nyoba ke Surabaya naik kereta api maning

      Delete
  2. untuk perjalanan jauh aku belum pernah coba yg ekonomi taun 2012an aku sempat pake bisnis dan menyesal krn panas bgt pke kipas mba ga pke ac ke semarang akhirnya pulang milih yg eksekutif aja deh. KAI istimewa bgt sejak perubahan oleh pak Jonan ��

    ReplyDelete

Komenmu membuatku makin semangat menulis. Sungguh.....