Monday, May 29, 2017

Si Oni lagi demen-demennya nonton McGyver. Bukan, bukan McGyver yang jadul itu, tapi yang remake. McGyver versi jadul selalu one man show, nggak punya team. Sedangkan yang versi baru,  McGyver-nya udah nggak sendirian lagi. Kalo saya sih ogah liat. Bagi saya, McGyver jadul tetep lebih keren dan saya nggak mau merusak citra superhero idola saya jaman masih cindil dengan menonton new versionnya (belagu)


Ngemeng-ngemeng tentang film jadul, saya jadi pengen bahas tentang serial Barat jadul yang paling sering saya tonton waktu saya masih bocil, nih. 

Kayaknya ada lebih dari 5 serial barat yang saya demen pada waktu itu. tapi saya kok sudah lupa ya sama judul filmnya. Huhuhuhu..... Jadi saya ceritanya cukup 5 yang saya inget aja ya. 

BAYWATCH

Serial yang diyatangkan di RCTI 22 tahun yang lalu ini (whaaaat? 22 tahun yang lalu? Oh my God! Betapa tuanya dirikyuuuuuh) menceritakan tentang kehidupan sehari-hari para penjaga pantai di California.



Karena saya nggak bisa berenang, keren gitu rasanya ngliat para penjaga pantai berenang-berenang sambil nyelametin orang. Tokoh di Baywatch yang paling saya demenin bukan Mitch, CJ yang bodinya seksi mandraguna, atau  Stephanie pacarnya Mitch. Tokoh yang paling saya demenin adalah Michael Newman.  Sangking ngefans-nya sampe saya masih inget namanya lho ya. Hahahahahaha.... 

Nggak, Michael Newman nggak ada di foto di atas. Penampilannya memang nggak sekeren pemeran Baywatch lain. Botak-botak gitu. Nggak banyak bicara, dan jarang terlibat dalam cerita yang terjadi antar tokoh. Munculnya cuma di adegan-adegan lifeguard yang lagi heboh renang-renang nyelametin orang tenggelem atau loncat-loncat dari kapal ke laut. 

Trus kerennya apa, Fel? Ya justru itu, to? Karena dia nggak banyak muncul di adegan yang biasa-biasa saja, jadi keliatan paling cekatan dan heroik dibanding tokoh lain. Hahahahaha..... belakangan saya baru tau kalo karakter Michael Newman ini adalah karakter asli. Michael Newman di dunia nyata juga seorang lifeguard. Trus siapa pemeran karakter Michael Newman? Ya orangnya sendiri. Ealaaaah..... pantesan keliatan paling meyakinkan.


Denger-denger, 25 Mei ini Batywatch yang movie version bakal diluncurkan, ya? Cocok lah kalo karakter Mitch nya diperanin sama The Rock. Cuma saya baca-baca sinopsisnya, kok movienya bergenre action-comedy ya? However, saya sudah nggak sabar nungguin judulnya muncul di torrent. Yailah, torrent. Hahaha.... Habis gimandose, kayaknya nggak mungkin deh film ini bakal ditayangin di bioskop  Indonesia. Pasti nggak lolos sensor. Hiks....

KNIGHT RIDER

Bercerita tentang mobil super canggih yang nggak cuma bisa menerima perintah lisan, tapi juga diajak ngrumpi. 


Jaman saya masih kecik, keren banget uy liat mobil yang bisa ngomong, even cuma di tivi. Nggak cuma itu, mobil bernama Kitt ini bisa jalan sendiri, bisa nglempar-nglempar penumpang keluar, bisa ngambek, singkatnya bisa sembarang kalir. Pokoknya super keren, lah.  Mobil canggih ini dikendarai oleh seorang detektif  yang bernama Mike dan diperankan oleh David Hasselhoff.

Sampe beberapa tahun yang lalu saya masih suka liat Knight Rider, lho.

Knight Rider new version, Kitt nya mrongos

Yang saya tonton tetep Knight Rider jadul yang diperanin oleh David Hasselhoff. Liatnya di JTV dan filmnya sudah disulih suara pake bahasa Jowo Suroboyoan dengan beberapa kosakata ajaibnya. Kebayang nggak sih adegan Mike lagi ngejar-ngejar penjahat, sulih suaranya: "Heh, ojok mblayu, koen. Mbok pikir aku tukang tagih utang, ta?" Jadi liatnya sambil ngakak-ngakak. Hahahahaha....

MCGYVER

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, McGyver juga termasuk salah satu serial favorit saya jaman bocil.


Waktu saya kecik, saya nggak tau kalo tokoh McGyver ini adalah secret agent. Saya taunya pokoknya ni orang selalu terlibat dalam masalah dan kejebak gitu. Dan untuk lolos dari jebakan itu, dia menggunakan berbagai macam trik yang tidak pernah kita pikirkan.  

MISSION IMPOSSIBLE

Kayaknya ini serial jaman saya jadul yang sampe sekarang masih eksis dan ngehits. Buktinya sudah berulang kali dibikin movie versionnya. Movie version Mission Impossible yang terakhir direlase yang ada adegan Mas Keanu eh salah, Tom Cruise, gelantungan di gedung pencakar langit Dubai, Burj Khalifa itu bukan, sih? Atau ada versi barunya lagi?


Yang saya suka dari film ini adalah adegan rekaman kaset meleduk. Hahahahahaha..... Itu doang yang saya inget dari Mission Impossible versi lama.  Tapi yang jelas, saya selalu nonton film ini, karena papa dan kakek saya juga nonton. Otomatis saya nggak bisa ganti chanel tivi.

AIRWOLF

Ini serial yang paling saya suka!!! Soalnya pemeran utamanya ganteng (halah, masil bocil udah ganjen). Tampang si Hawke yang lagi nyetirin heli itu lho, cool abis. Seolah tanpa ekspresi gitu. Lha wong pake helm, jelas aja ekspresi pilotnya gak keliatan. Hahahaha...


Film ini menceritakan tentang tim helikopter militer yang sering ditugaskan untuk menjalankan misi rahasia pemerintah.  Sebagai tim rahasia, tim Airwolf ini juga memiliki basecamp rahasia yang terletak di dalam kawah sebuah gunung di padang gurun. Uwowoooo.... Kece badai ya bok?

Dibanding Kitt-nya Knight Rider, helikoper yang digunakan dalam Airwolf lebih keren dan gahar. Soalnya dilengkapi pemancar radioaktif (which is super ngayal sih sebenernya kalo di dunia nyata) dan peluncur roket seabrek-abrek.

Baru saja saya iseng googling tentang pemeran Hawke. Oh, sedihnya, ternyata kehidupan Jan-Michael Vincent nggak bagus-bagus amat. Hampir selalu terbelit kasus narkoba dan minuman beralkohol, melakukan kekerasan fisik ke tunangannya sampe tunangannya keguguran,  dan beberapa kali terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Saat ini mengalami cacat permanen karena 3 ruas lulang lehernya pernah patah akibat kecelakaan. Suara menjadi serak permanen akibat emergency medical procedure, dan salah satu kakinya harus diamputasi karena infeksi. Haduh.... nggak jadi ngefans. 😓


Bagaimana dengan teman-temin? Adakah film serial Barat jadul yang digemari hingga membekas di hati sampai sekarang?

SENIN RUMPI: 5 Serial Barat Jadul Favorit Jaman Bocah

Thursday, May 25, 2017

Hula! Tidak terasa sebentar lagi, bukan dalam hitungan hari, tapi dalam hitungan jam, kita akan memasuki bulan Ramadhan. Saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa buat teman-temanku yang beragama Islam. Semangat yaaaa! 


Sebagai bukan penganut agama Islam, saya tidak ikut berpuasa. Tapi saya juga ikut merasakan atmosfer yang berbeda di bulan puasa, lho. Suasananya itu,  nggak bisa saya jabarkan secara rinci dimana bedanya, pokoknya beda gitu. Yang pasti lebih banyak seru dan senengnya.

Nggak enaknya cuma saya jadi susah nemu kedai makanan, terutama di hari-hari pertama bulan puasa. Bagi ibu-ibu yang kadang nggak sempet bikin sarapan kayak saya ini, berasa banget lho efeknya. Biasanya kalo kesiangan dan saya nggak sempet masak, si Oni tinggal naek motor ke deket-deket rumah aja, nyari sarapan. Entah pecel, nasi jagung, atau soto. Pokoknya gampang lah nyarinya. Tapi di bulan puasa, warung-warung tersebut biasanya tutup. Jadi saya harus masak pagi di bulan puasa. Huhuhuhu.....

Untungnya, nggak susah nyari makan diatas jam empat sore. Soalnya, di bulan puasa bakal banyak bermunculan penjaja takjil yang bertebaran di pinggir jalan maupun di kampung-kampung. Di deket rumah papa saya yang terletak di jalan  Ahmad Yani (tau dong ya, di mana-mana yang namanya jalan Ahmad Yani pasti jalan utama) juga selalu muncul deretan tenda penjaja takjil. Sangking banyaknya, sampe ngalah-ngalahin bazaar tujuhbelasan. Ada yang pernah lewat jalan Soekarno-Hatta di Malang? Setiap bulan puasa, jalan gede 6 lajur itu juga biasanya ditutup sebanyak 3 lajur dan dijadikan kompleks kuliner takjil. 

Makanan yang dijajakan juga beragam. Tidak hanya snack dan minuman yang manis-manis, tapi juga aneka lauk seperti opor ayam, rendang, tahu tempe bacem, pepes, bothok, dan lain-lain. Nyari makanan apa aja kayaknya ada di sunu. Ibu-ibu yang nggak sempet mempersiapkan menu makan malam  bisa belanja lauk sekaligus beli makanan untuk dipake sahur, ya khan.

  Baca juga: Sahur Call

Masih urusan makan,  komunitas-komunitas dan instansi-instansi juga biasanya mengadakan acara buka bersama. Bagi saya, seru sekali ikut acara buka bersama. Teman-teman di kantor, terutama atasan yang biasanya keliatan serem, jadi lebih 'manusiawi' di acara buka bersama. Soalnya sudah di luar jam kantor, jadi lebih santai dan bisa ber haha hihi ria.  Kapan ya saya terakhir kali ikut acara bukber? Kayaknya sudah lamaaaaa banget.

Serunya lagi (at least bagi saya) Ramadhan di negara kita ini, toko-toko pasti berlomba-lomba mengadakan sale. Horeee! Kata Oni yang pernah tinggal di Dubai, di sana aja nggak ada lho yang namanya sale khusus di bulan Ramadhan. adanya cuma di Indonesia dan Malaysia aja kayaknya. Iya kah? Yang jelas sale di bulan Ramadhan ini memang lebih menyenangkan dibanding mid year sale, end year sale, midnight sale, apalah apalah itu.  Karena habis THR, Cyn. Ada sale ada uang! Sale yang disertai dengan peningkatan daya beli masyarakat, Kakak!  Haiyah....kudu kekep dompet erat-erat. 

Bukan cuma supaya nggak gampang ngeluarin duit untuk barang nggak penting, tapi juga supaya dompetnya nggak digondol maling, Cyn. Biasa ya to, di bulan puasa begini biasanya angka pencurian di toko-toko dan pusat perbelanjaan meningkat jadi dua atau tiga kali lipat. Banyak pencuri yang beraksi dengan memanfaatkan momen Ramadhan. Ramenya toko dan kelengahan ibu-ibu yang berburu diskon membuat mereka lebih mudah nyolong. Tau sendiri ya, ibu-ibu yang lagi kusyuk eker-eker tumpukan baju diskon kadang suka lupa sama sekitarnya. Jangankan tas, anaknya aja lupa. Tanpa disadari tiba-tiba udah keluyuran ke konter sebelah. Hihihihi.....

  Baca juga: Maling

Oh iya, satu lagi yang saya demen, biasanya stasiun tivi suka menayangkan film-film kece. Nggak hanya film, pokoknya tayangan yang digemari penonton. Entah talkshow, siraman rohani dari ustad-ustad kondang, dan sinetron spesial Ramadhan (eiiii, Mbak KD udah ngak maen sinetron lagi ya rupanya? Saya seneng lho nonton sinetron edisi Ramadhan yang dibintangi sama dese). Inget nggak waktu Srimulat ratingnya masih bagus di era tahun 90-an? Waktu itu Srimulat masih jaya-jayanya dan hits banget. Kayaknya semua orang nonton Srimulat.

Papa mama saya, termasuk saya juga, tak pernah absen mrongos cantik di depan tivi nonton Srimulat. Pas libur Idul Fitri, sepanjang hari tayangan di Indosiar ya Srimulat. Beneran sepanjang hari, dari pagi sampe malem. Oh ya ampun, seharian deh saya nonton tivi di rumah. Hahahahaha.... Jadi kangen nonton Srimulat.

Bagaimana dengan teman-temin? Hal apa yang seru dan membuat excited di bulan Ramadhan? 

NGOBROL: Yang Seru di Bulan Puasa

Friday, May 19, 2017

Auooooooo! Saya excited banget minggu ini. Karena hari Jumat C bakalan libur dan kami berencana jalan-jalan sekeluarga. Selain itu ada lagi yang bikin saya excited.  Paket yang saya tunggu-tungu dari http://perfectbeauty.id akhirnya dateng juga. 


Paket dari Perfect Beauty yang saya terima berisi 3 buah produk, yaitu: 
La Rose Rouge Passion Series - Repair Damaged Hair Shampoo (180ml)
La Rose Rouge Passion Series  - Repair Damaged Hair Conditioner (180ml)
La Rose Rouge - Cherubim Hair Brush

Bagi teman-temin yang sudah pernah ketemu saya dan Oni secara langsung, pasti sudah tahu dong ya kalo rambut kami berdua ini sama-sama tipis. *mewek. Hanya bedanya, rambut saya memang tipis dan sedikit dari jaman saya masih bayek. Sedangkan Oni, walaupun berambut tipis tapi masih lebih lebat dibanding saya.

Sebenernya saya kepengen lho manjangin rambut. Biar kelihatan lebih feminin. Keren betul rasanya kalo bisa sibak-sibak poni sembari mengibaskan rambut kayak model-model iklan shampoo itu.


Tapi rambut saya yang sedikit ini jadi makin keliatan sedikit kalo dipanjangin. Emoh! Aku emoh kalo rambutku jadi keliatan seiprit kayak Smegol. Hueeee! 

Bisa sih dikeriting, biar lebih bervolume. Tapi saya takut rambut saya rusak dan rontok.   Itulah sebabnya, rambut saya selalu dipotong pendek. Rekor rambut terpanjang hanya sebatas menyentuh bahu saja. Itupun dulu, sudah lama sekali, waktu saya masih duduk di bangku SMA.  

Itulah sebabnya juga, saya lumayan concern dengan urusan rambut dan agak cerewet kalo milih produk perawatan rambut.

Baiklah, tanpa bau bi bu lagi (dari tadi udah ba bi bu sih ya? Hahahaha....) Yuk kita bahas produk perawatan rambut yang baru saja saya dapet dari http://perfectbeauty.id

La Rose Rouge Passion Series Repair Damaged Hair Shampoo & Conditioner
Shampoo dan conditioner ini digadang-gadangkan  mampu melembabkan dan melembutkan rambut sekaligus menguatkan, mencegah kerontokan rambut dan membantu pertumbuhan rambut baru. Sehingga rambut menjadi lebih halus, mudah diatur, dan jatuh seperti di-smoothing.

Selain itu, penggunaan keduanya secara teratur mampu membuat warna rambut lebih hitam, dan menjadikan warna cat rambut lebih tahan lama, dan tidak mudah kusam. Dilengkapi wangi mawar yang lembut, menjadikan rambut harum seharian. Aman dikenakan sehari-hari, formula sangat ringan, no animal tested.

Uwuw! Sound very promising, right? (Yaaaa gapapa lah sekali-sekali saya sok-sokan pake bahasa Inggris. Biar kayak beauty blogger beneran gituh).
 

Packaging 
Warna dan bentuk botol yang super girly but classy ini langsung merebut hati saya (sekaligus membuat saya  rebutan botol shampoo sama C & Bree). Lumayan handy dan dilengkapi dengan tutup berbentuk pump. Anti tergencet dan aman kalo mau dibawa bepergian.
 

Ingredients
Terbuat dari deionized water, air yang sangat murni, dan keratin yang berfungsi menguatkan akar rambut. Saya biasanya cocok  dengan shampoo yang mengandung keratin. Memang terbukti, ketika menggunakan shampoo-shampoo yang mengandung keratin, kerontokan rambut saya jadi berkurang.

Selain itu produk ini juga mengandung dimethicone yang berfungsi untuk pelembab dan mencegah iritasi pada kulit kepala. Zat ini juga mengandung minyak silikon yang berfungsi untuk melembutkan kutikula rambut.

O iya, ada satu bahan yang menurut saya tidak umum terdapat pada shampoo dan conditioner. yaitu triclosan. Triclosan merupakan golongan antiseptik yang biasanya ditemukan pada produk-produk deterjen dan sabun mandi rumahan, serta pembersih alat-alat medis di rumah sakit. Kegunaan triclosan adalah sebagai pembasmi jamur dan bakteri. Jreng! Keren! Kayak punya blush on yang juga berfungsi untuk mengobati panu di pipi. (Aku memang norak. Kenapa emang? Situ oke? Hah? Hah? Hah?)

Aroma
Salah satu hal yang saya suka dari pasangan shampoo dan conditioner ini adalah aroma mawarnya yang kuat but not too much. Bertahan sepanjang hari tapi nggak bikin eneg atau puyeng. Benar-benar lembut dan elegan.

Result
Dengan memakai shampoo dan conditioner ini, saya jadi demen kibas-kibas rambut seharian. Soalnya rambut saya berasa lebih lembut dan haluuuuus gitu.

Biasanya kepala saya udah berasa lepek,  berat, dan berminyak banget kalo nggak keramas barang 1 hari saja. Seakan-akan  ada yang gremet-gremet di kepala gitu lho. Tapi dengan memakai produk ini, saya bisa bertahan satu setengah hari nggak keramas. Itupun saya akhirnya keramas bukan karena rambut sudah mulai terasa lepek, tapi karena saya habis masak sambel bajak dalam jumlah banyak sehingga dari ujung kepala sampe ujung kaki saya jadi bau cabe. Hehehe....

Kesimpulannya, saya suka suka sukaaaaak banget dengan produk ini. Recomended.

Oh iya, ini penampakan La Rose Rouge - Cherubim Hair Brush

 
Super cute! Somehow, model sisir ini kok mengingatkan saya sama Ryuk di manga Death Note. Rasanya sayang banget untuk make sisir ini. Pengennya saya pajang-pajang aja di rak mainan legonya si Oni sebelahan sama figurin L gitu. Hihihi....


Sama seperti kemasan Shampoo dan Conditioner La Rose Rouge, sisir unyu ini juga handy dan cocok dibawa bepergian. Multifungsi banget. Bisa dipakai di saat rambut basah dan kering, bisa juga dipake waktu lagi blow dry rambut. Sikatnya keliatan tajem-tajem, tapi sebenernya lembut banget. Sangking lembutnya sampe Bree yang masih berumur 1 tahun aja merem melek keenakan waktu rambutnya saya sisir pake La Rose Rouge - Cherubim Hair Brush ini. Beneran, lho.


Where to buy? 


REVIEW: La Rose Rouge Passion Series Repair Damaged Hair

Wednesday, May 17, 2017



  Moda angkutan kereta api sampai saat ini masih menarik banyak peminat. Tarifnya murah, armadanya nyaman, rutenya terus berkembang, dan waktu perjalanannya pun cukup cepat.
Mungkin banyak di antara Anda yang belum pernah naik kereta api. Mungkin Anda masih ragu apakah kereta api bisa menjadi pilihan transportasi yang nyaman untuk perjalanan Liburan Anda. Tapi, pada dasarnya kereta api layak untuk dijadikan andalan perjalanan, tak hanya untuk urusan kerja atau pulang kampung tetapi termasuk pula urusan jalan-jalan.
Nah, untuk Anda yang belum pernah atau jarang naik kereta api, tentunya ada hal-hal yang perlu dipahami dulu. Dengan mengetahui hal-hal penting ini, Anda akan lebih familiar dengan kereta api dan pastinya jadi lebih tertarik untuk berani mencoba dan mulai mengandalkannya pada perjalanan selanjutnya. Setidaknya 4 hal berikut adalah yang paling penting untuk kita pahami, terkait memilih kereta api sebagai angkutan perjalanan agar tidak bingung sampai keliling-keliling.

1. Pesan tiket
Pemesanan tiket kereta api dulunya hanya dilayani melalui loket di stasiun. Saat ini, pemesanan tiket tersedia dalam 4 cara utama, yaitu melalui loket stasiun, booking via telepon, beli via merchant resmi, dan booking online. Dari cara tersebut, booking online menjadi andalan utama masyarakat saat ini.
Pemesanan online tiket kereta api bisa kita akses di situs resmi PT. KAI maupun melalui agen tiket online. Dengan membeli online, kita bisa menghemat banyak waktu dan energi, serta lebih fleksibel memilih waktu keberangkatan, bahkan tempat duduk. Agen tiket online saat ini sudah tersedia banyak. Traveloka yang lebih dulu populer dengan layanan tiket pesawat dan hotel termurahnya pun kini turut menyediakan layanan pemesanan tiket kereta api. Untuk info lebih lengkap dan pemesanannya, silakan lihat di situs Traveloka.

2. Lingkup operasional
Saat ini, kereta api di Tanah Air masih melayani perjalanan antar-kota yang berada di Pulau Jawa dan Sumatera.
Untuk Pulau Jawa, kereta api Indonesia beroperasi menghubungkan seluruh provinsi, baik kota besarnya seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, dan Surabaya, maupun kota-kota kecil dan alternatif seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, Purwakarta, Cirebon, Madiun, Malang, dan lainnya.
Sementara itu, lingkup operasional di Pulau Sumatera menghubungkan provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung; dengan jalur utamanya menghubungkan kota-kota seperti Medan, Rantauprapat, Padang, Pariaman, Bandar Lampung, Lubuklinggau, dan Palembang.

3. Jenis kelas penumpang
Selayaknya maskapai, kereta api di Indonesia beroperasi dengan kelas penumpang yang berbeda-beda. Jenis kelas penumpang yang dilayani oleh PT. KAI adalah kelas Eksekutif, Bisnis, dan Ekonomi. Seluruh kelas sudah menyediakan AC dan toilet. Layanan makan dan minum tersedia dengan biaya tambahan. Dalam kereta api, ada juga pramugari yang siap melayani kebutuhan penumpang.
Kelas Eksekutif adalah layanan termewah atau tertinggi. Fasilitas unggulannya meliputi (1) tempat duduk sofa dengan sandaran yang bisa dimiringkan dan bangku bisa diputar agar berhadapan, (2) sandaran kaki, (3) colokan listrik di setiap tempat duduk, serta (4) bantal dan selimut gratis.
Untuk kelas Bisnis, perbedaan fasilitas terletak pada tempat duduk penumpang yang tidak bersekat (1 bangku untuk 2 orang) serta sandaran belakang tidak bisa dimiringkan. Tempat duduknya pun bukan sofa, melainkan berlapis kulit. Bantal dan selimut disediakan dengan biaya sewa.
Sementara itu, kelas Ekonomi terbagi atas 2 jenis, yaitu komersial dan non komersial (kereta subsidi). Khusus kelas Ekonomi, tempat duduk penumpang juga berlapis kulit serta tidak bersekat. Dibandingkan kelas Eksekutif maupun bisnis, tempat duduk di kelas Ekonomi diposisikan paten berhadapan (tidak bisa diputar balik).

4. Tempat duduk
Jenis tempat duduk di setiap kelas penumpang berbeda-beda, sebagaimana telah dijelaskan pada poin sebelumnya. Susunan setiap kelas pun berbeda, di mana tempat duduk penumpang untuk kelas Eksekutif dan Bisnis tersusun 2-2 (2 bangku di sisi kanan dan 2 bangku di sisi kiri), sementara kelas Ekonomi tersusun 3-2, 2-2, atau 3-3. Untuk kereta api kelas Eksekutif, kapasitas tempat duduk tersedia umumnya untuk total 50-52 penumpang; kelas Bisnis total 64 penumpang, dan kelas Ekonomi kurang lebih 104 penumpang. Jenis kereta api Ekonomi terbaru yang diluncurkan tahun 2016 memiliki pengaturan tempat duduk mirip kelas Eksekutif dengan bangku terpisah (1 orang 1 bangku) dan berkapasitas sekitar 80 penumpang.
Terkait pemilihan tempat duduk, saat membeli tiket kereta api online, penumpang bisa langsung memilih sendiri tempat duduknya. Dalam memilih tempat duduk, orang-orang yang sudah sering menggunakan kereta mengaku tempat duduk ternyaman berada di barisan tengah gerbong. Alasannya, barisan tengah merupakan tempat duduk paling tenang (jauh dari pintu keluar masuk dan bordes/ruang pemisah antar-gerbong kereta) serta paling sedikit

4 Hal Paling Penting yang Perlu Kita Pahami Sebelum Naik Kereta Api

Sunday, May 14, 2017

Ada yang suka ber 'me time' ria dengan maen Instagram? Sama, saya juga. Saya paling demen ngepoin postingan ibu-ibu kekinian di Instagram. Kenapa? Karena senasib, ya to. Sambil kepo, saya juga bisa nyari ide yang bisa saya terapkan di rumah saya. Eh tapi saya juga kepo-kepo liat IG nya Awkarin, kok. Hihihihihi....

pic from: IG: @tvllankz
Nggak kece banget ya? Me time kok maen IG. Opoooo ikuh.

Iya habis mau gimana lagi. Kepengennya sih me time dengan nongki-nongki cakep di setarbak, shoppang shopping kece di mall, seharian ngedon di spa perawatan dari ujung rambut sampe ujung kaki, gitu ya. Tapi apa daya, daku emak-emak dengan dua bocil. Kalo saya me time nya di luar, trus dua bayek itu siapa yang ngurus coba? Kalo bawa bocils, itu namanya bukan me time, tapi rempong time. Arg!

Ibu-Ibu Kekinian ala Instagram

Wednesday, May 10, 2017


Sebenarnya saya sudah sering mendengar brand AXIOO. Entah dari obrolan dengan teman, melihat iklan di surat kabar, atau melihat kerabat yang menggunakan brand ini. Tapi saya baru bener-bener memperhatikan dan tertarik dengan AXIOO setelah mengetahui bahwa AXIOO adalah produk lokal Indonesia dan  melihat video ini:


AXIOO: Gadget Indonesia yang Keren Gak Bikin Kere

Tuesday, May 02, 2017

"Kamu ini hobi banget komplen, sih," begitu komentar yang sering dilontarkan Oni kepada saya. No..no..no.. KOMPLEN yang  dimaksud Oni di sini bukan mengeluh ke pasangan, tetapi mengajukan aduan berkaitan dengan pelayanan jasa atau barang yang saya beli atau bayar.   
 
Si Oni orangnya memang suka cing cai. Urusan beli-beli barang, dia biasanya 'nggak papa' dengan kekurangan yang sifatnya nggak terlalu relevan dengan fungsi barang/jasa yang dibeli. Misal dulu ketika membeli sepasang baju training untuk olah raga via online. Ketika barang dateng, ternyata warna celana dan jaketnya beda. Nggak sampe beda-beda gimana gitu, sih. Tapi diliat sekilas aja sudah keliatan lho kalo warnanya beda. Serat kainnya juga beda. Mungkin jenis kainnya sama, tapi beda merk gitu. Oni bilang, ya udah lah, wong warnanya masih sama-sama biru tua. Yang penting nggak sobek dan bisa dipake jogging. 

Dibanding Oni yang penuh toleran serta tenggang rasa, yaaaa saya memang doyan banget kalo disuruh komplen-komplen. Kalo saya jadi Oni, ish saya bakal komplen ke sellernya. Nggak perlu sampe minta ganti barang, tapi tetep harus komplen.  Puji Tuhan kalo diganti, nggak diganti yo wes. Yang penting udah komplen.

"Terus, kalo nggak minta ganti barang, ngapain kamu komplen? Hobi kok ngajak orang berantem," gitu kata Oni ketika itu. Lheeee, gimana sih! Ini khan bukan masalah ngajak orang ribut, tapi ya supaya sellernya tau gitu kalo barang yang dikirim itu  cacat. Jadi dia juga bisa komplen ke suppliernya atau gimana lah. Iya nggak, sih? Enggak ya? 

Menurut Oni, hal yang saya lakukan itu adalah membuang-buang energi, rese, kurang kerjaan.  Kalo memang nggak puas dengan pelayanan suatu toko, mending saya nggak usah balik ke toko itu lagi. Udah, beres, khan. Masalah selesai. 

Well, pernah bekerja di bidang yang erat kaitannya dengan customer service memang membuat saya jadi lebih peka dengan kualitas barang/jasa yang saya beli. Kalo barang/jasa tersebut memiliki kekurangan atau dibawah ekspektasi saya (baca: mengecewakan), saya dengan saaaaaangat senang hati akan mengajukan komplen instead of diem aja.

Menurut jej saya rese? Ish, enggak yooo. 

Begini, 
Teman-temin tau nggak, sih. Berdasarkan riset kecil-kecilan yang saya lakukan semasa masih bekerja, customer-customer yang mengajukan komplen itu sebenernya adalah para customer yang loyal, lho. Ya nggak semua, sih. Ada juga customer rese atau customer baper. Tapi ya itu tadi, kebanyakan customer yang demen komplen biasanya akan datang lagi berbelanja di toko yang dikomplennya. 

Sama halnya dengan saya. Saya sendiri sebenernya juga pilih-pilih kalo mau komplen. Saya hanya akan mengajukan komplen kalo saya merasa suatu hari nanti saya bakal beli barang/jasa ke dia lagi. Ya puji Tuhan ya kalo sellernya peka dan memberikan ganti. Tapi sebenernya tujuan utama saya komplen adalah saya maunya si seller memperbaiki kualitas dan memberikan saya pelayanan yang lebih baik di kemudian hari. 

Yes, saya setuju kalo saya dianggep rese menurut kacamata pegawai toko tersebut. Karena apa? Karena saya telah mengganggu ketenangan hidup dan bekerjanya. Huahahahahahaha... *ketawa jahat. Tapi bagi owner toko, saya ini (seharusnya, sih) tipe customer yang harus disayang-sayang, dipertahankan, dan diberi aneka bonus dan diskon (maunya). Karena apa? Karena saya loyal dan jarang menjelek-jelekkan suatu toko ke orang lain. Ya karena saya sudah ngomong yang jelek-jelek (baca: komplen) secara langsung ke tokonya . Ya to ya to? 

Hayo, kalo teman-temin jadi owner toko. Pilih customer kayak saya atau kayak Oni?

ONI VS FELY: Si Tukang Komplen