Tuesday, December 27, 2016

NGOBROL: #Resolusiku2017


Hula haloooo! 

Apakah teman temin sudah membuat resolusi tahun 2017?  Saya sudah! 

Sebenernya, sudah beberapa tahun terakhir ini saya nggak pernah membuat resolusi tahun baru. Alasannya karena biasanya resolusi saya nggak tercapai. Resolusinya terlalu lebay, trus sayanya sendiri kurang nggetu, kurang doa, kurang usaha. Bikin resolusi cuma buat ngikut-ngikut trend. Hahaha... *bangga banget.

Selain itu, saya sebenernya agak-agak gimana gitu kalo disuruh share tentang resolusi tahun baru. Kalo resolusinya muluk-muluk, ntar katanya omdo. Kalo resolusinya mengandung nominal rupiah, ntar dikiranya pamer. Takutnya udah koar-koar sana sini, eh gak taunya nggak bisa melaksanakan. Khan malu. Mau ditaruh di mana wajah adek, Bang? Di manaaaaaaah?????!!!!!

Tapi tahun 2017 ini saya memutuskan menulis resolusi lagi. Dan beberapa poin resolusi akan saya beberkan di postingan ini. Nggak semua sih, soalnya ada beberapa poin terlalu pribadi untuk diungkap ke publik *kedip-kedip manjyah. Soalnya setelah saya pikir-pikir, ada benarnya juga kata Mbak Hidayah, dengan menuliskan resolusi tahun 2017, siapa tahun lebih banyak orang yang mendoakan dan bisa terwujud. Amin...amin...amiiin.

Wait, sebenernya resolusi itu apa ya? Saya sudah bertanya-tanya ke beberapa teman dan BW ke beberap blog yang menuliskan resolusi tahun 2017. Ada yang resolusinya lebih ke arah perbaikan diri dan pola hidup. Misalnya kepengen diet, kepengen bisa rutin puasa senin kamis, kepengen bisa salat 5 waktu, kepengen berhenti ngrokok, kepengen lebih sabar menghadapi anak, kepengen bisa ngadain charity di panti jompo, dll Ada juga yang jawabannya: pengen foto di depan menara Eiffel, beli rumah, beli mobil, jalan-jalan ke Thailand, dll. Intinya resolusi tipe kedua ini lebih ke target mengumpulkan dana untuk mewujudkannya.

Well, yuk kita intip definisi resolusi menurut KBBI: 

resolusi/re·so·lu·si/ /résolusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu -- yang akan diajukan kepada pemerintah

Kalo boleh saya bilang, berarti resolusi tahun baru itu artinya kebulatan tekad kita untuk memenuhi permintaan/tuntutan (yang kita buat sendiri) di tahun yang baru. Lak gitu, to ya? Jadi sah-sah saja mau bikin resolusi yang sifatnya perbaikan sikap dan gaya hidup ataupun target yang lebih terukur nominal. 
 
Kalo saya, kayaknya sebagian besar  resolusi 2017-nya lebih ke tipe yang pertama. Ini beberapa resolusi tahun 2017 saya. Tentunya karena dikoar-koarin di blog, jadi masih ada kaitannya dengan aktifitas blogging saya.

60 Halaman Busy Book
Ada yang tau busy book itu apa? Coba masukin keyword 'busy book' atau 'quiet book' di google. Bakal muncul tuh segambreng macem busy book.  Nah iya, saya mau bikin begituan sebanyak 60 halaman. Bukan 60 halaman dijadiin 1 buku, tapi 60 varian halaman busy book. 

Jadi begini awalnya, saya akhir-akhir ini merasa kalo saya sudah terlalu banyak menghabiskan waktu bersama gadget. Bisa dibilang kecanduan. Kalo gadget saya nggak ada di dekat saya, saya berasa insecure dan putus hubungan dengan dunia. *lebay.  

Makanya saya nyari-nyari kegiatan apa yah yang bisa dilakukan di rumah dan bisa saya lakukan untuk mengalihkan keedanan saya pada gadget? Dan CRING! Ketika lagi maen instagram, saya melihat teman saya posting halaman-halaman busy book yang dia buat. Eh rasanya kok seru yah bikin prakarya lucu begitu. Udah gitu berguna banget buat anak. Jadilah saya mau ikut-ikutan temen saya itu bikin-bikin halaman busy book. 
Saya sudah membayangkan kalo busy booknya udah jadi, harusnya bisa lah dipake buat nenangin C yang suka explore dan agak 'liar' kalo lagi di luar rumah. Selama ini, saya dan Oni kadang suka kewalahan dan nggak menikmati acara yang kami hadiri karena kami sudah kewalahan lari-larian duluan nguber C. Huft.....
   
Nanti ya, akan saya ceritakan lebih detail di postingan terpisah tentang perkembangan dan proses proyek busy book saya. Hehehe....

3 Post 1 Lomba
Apaan, tuh? Saya menargetkan blog saya ini minimal harus menerbitkan 3 postingan dan mengikuti 1 lomba blog setiap bulan. Jadi total post yang harus saya bikin adalah 4 tulisan.

Semoga bisa! Malu lho saya sama blogger-blogger yang baru nulis blog 1 atau 2 tahun, tapi sudah bisa mengelolah dan mengembangkan blognya dengan baik. Bahkan sampai bisa mendapatkan penghasilan dari blog. Lha saya? Sudah 11 tahun ngeblog tapi blog nya juga gini-gini aja. Bahkan beberapa waktu yang lalu, ada blogger yang ninggalin komen di blog saya seperti ini, "Semangat menulis ya, Mbak. Saya senang karena semakin banyak bermunculan blogger-blogger baru seperti Anda." Ketika saya intip blognya, ya elah, usia blog dia baru 5 tahun, Cyn. Tapi blognya kece badai dan trafficnya joss. Malu akuh! Maluuuuuu!
 
Stop Jadi Tukang Kritik

Yup, harus saya akui kalo saya ini orangnya agak-agak sotoy dan suka ngritik. Kombinasi yang sempurna, khan. Jadi saya suka ngritik-ngritik padahal saya sendiri sotoy alias sebenernya nggak punya banyak pengetahuan juga tentang hal yang saya kritik itu. Hahahahahha.....

Tapi akhir-akhir ini saya sudah banyak mengurangi, kok. Karena saya sadar, kritik itu nggak ada yang sifatnya membangun. Kalau memang mau membantu dan membangun seseorang, sebaiknya jangan memberi kritik, tapi berilah saran. Kritik hanya akan memancing sikap defensif, tapi saran akan membuka hati orang lain. Ea ea eaaaa..... 

Semoga saya nggak meninggalkan komen yang bernada mengkritik ketika blogwalking ke blog teman-temin. Saya akan berusaha  



 

8 komentar:

  1. Semoga kesampean ya resolusi nya...

    ReplyDelete
  2. Merry Christmas & Happy New Year :)

    ReplyDelete
  3. Semangat menulis ya, Mbak. :P
    Yang poin terakhir meh sama ama resolusi (dalam hati)-ku. Ngga dikit-dikit mengkritik orang, ngga gampang nge-judge orang, sama nggak kepoan. XD XD Tapi susah ye.
    Belum nulis resolusi sih karena aku ngga mau membatasi diriku #pret cuma aku bikin plan tahun ini yang mau kulakukan #wkwkwk

    ReplyDelete
  4. Semangat mbaak, moga resolusinya terwujud, aamiin. Tenang ngeblog, apa kata hati aja. Jangan terlalu memaksa diri kalo memang sibuk di dunia nyata. Ini sih saya, hihiii

    Makasih udah ikutan GA saya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan terlalu sibuk di dunia nyata, Mbak. Tapi terlalu sibuk sendiri tepaTnya. Hihihihihi...

      Delete

Komenmu membuatku makin semangat menulis. Sungguh.....