• SITI NURBAYA COLABORATIVE BLOGGING: Akun Media Sosial untuk Anak, Perlukah?

  • Yup, kita kaum wanita memang lebih mudah terserang infeksi saluran kemih. Salah satu penyebabnya adalah karena saluran kemih wanita lebih pendek dibanding pria. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Yuk baca lebih lanjut

  • KULINER: Ngobrol Bareng Farah Queen Sambil Mamam Queen Apple. Cucok Cyn!

Monday, October 31, 2016

REVIEW: Tahapan Xpresi BCA



Alkisah, beberapa bulan yang lalu saya memberanikan diri untuk ke KCP BCA deket rumah mama saya untuk membuka tabungan Tahapan Xpresi BCA. Helah, mau buka rekening aja pake acara memberanikan diri, ya? Iyaaa, secara sebelumnya saya sempat googling dan kepo nanya ke temen-temen yang sudah pengalaman buka rekening Tahapan Xpresi BCA. Dan banyak yang ceritanya 'horor', cyn. Dari yang ditanya berbelit-belit dan agak dipaksa buka Tahapan BCA biasa aja, disuruh pulang lagi karena persyaratannya gak lengkap, sampe ditakut-takuti sama CS nya kalo rekeningnya bakal nutup sendiri dan gak bisa diapa-apain (termasuk saldo yang tertinggal di dalemnya) ketika pemegang rekening menginjak usia 25 tahun. Serem gak tuh?

Kenapa saya pengen buka Tahapan Xpresi BCA? Tak lain karena biaya administrasi bulananya cuma goceng! Sementara fasilitasnya kurang lebih sama sama dengan Tahapan BCA silver yang biaya administrasinya Rp. 15.000/bulan. Lumayan kalo dikali 12 bulan, setahun bisa hemat Rp. 120.000. Asyik, khan? Apalagi Tahapan BCA saya juga cuma saya pake buat urusan jualan sambel di Instagram, dimana nilai transaksinya nggak gede-gede amat.

Singkat cerita, ketika saya menemui CS BCA dan mengemukakan keinginan saya untuk membuka Xpresi BCA, saya nggak ditanya aneh-aneh, kok. Nggak diarahkan untuk buka Tahapan BCA biasa juga, tuh. Pokoknya gak rembay, lah. Prosesnya sama kayak apply Tahapan BCA biasa. Haduh....  kenapa kemarin-kemarin parnonya lebay, yes?

Sekarang sudah 6 bulan berlalu sejak saya menjadi pengguna tahapan Xpresi BCA. Kesan saya? PUAS! Sesuai yang dijanjikan BCA, biaya administrasi yang ditagihkan per bulan memang cuma Rp. 5.000,- dan gak ada hidden cost lainnya.

Memang sih, kalo kita mau setor, narik duit, atau print out rekening di teller, kita bakal dikenai charge 15.000. Tapi bagi saya hal itu bukan menjadi sesuatu yang memberatkan. Lha ya, wong sekarang udah jaman digital, Kakaaak. Semua transaksi dan urusan perbankan seperti cek saldo, mutasi, dan transaksi khan bisa dilakukan via e-banking dan m-banking to ya. Nggak perlu capek-capek antri di teller lah, Say.

Eh...eh... desain kartu ATM-nya beda sama ATM Tahapan BCA, lho. Saya seneng bingo karena udah gak pernah lagi mengalami insiden salah ambil kartu ATM. Pasalnya, dulu-dulu saya dan Oni sama-sama punya rekening Tahapan BCA silver yang kartu ATM nya sama persis. Jadi suka sering ketuker dan kita jadi bingung sendiri gak bisa bedain kartunya. Hahaha.... Akur banget ya kami berdua. *halah

Sayang saya nggak bisa request foto saya mejeng di  kartu ATM karena ternyata nggak semua KC BCA bisa ngeluarin kartu ATM yang pake foto. Ah, yo wes lah, saya cukup puas dengan desain kartu ATM yang dipilihin sama CS nya. 

Ngemeng-ngemeng, BCA sering lho ngadain event dan promo Tahapan Xpresi BCA. Salah satunya adalah 1000 free tiket masuk senilai Rp. 100.000,- ke acara Anime Festival Asia (AFAID 2016) bulan September kemarin. Udah gitu, kalo kita melakukan belanja dengan Tahapan Xpresi BCA pada waktu event AFAID 2016, kita bakal dikasih voucher belanja senilai Rp. 50.000,- Ish, seru! Sayangnya saya nggak bisa ikut menikmati promo tersebut karena saya khan tinggal di Malang. Sementara AFAID 2016 di Jakarta. *nangis garuk-garuk tanah. Padahal saya kepo lho pengen liat. Hiks.....

Seru ya? Seru ya
Teman-temin juga nasabah BCA? 
Mau jadi nasabah BCA juga? Yak yuk lah cuss klik link di bawah ini untuk mendapatkan lebih banyak info tentang Tahapan Xpresi BCA dan produk-produk BCA lainnya. 

Thursday, October 27, 2016

HARI BLOGGER NASIONAL: My Favourite Blog Award

Seriously? Iya bener.

Kalo nggak kebetulan berkepo-kepo ria sama IG-nya @bloggerperempuan, saya juga gabakal tau deh kalo hari ini adalah hari blogger nasional.

Selamat hari Blogger Nasional buat teman-teman blogger yang kebetulan berkunjung ke blog saya ini. Yang nggak maen ke sini nggak saya selamatin, soalnya jahat! Ga mau maen ke sini! *apatoh




Dalam rangka memeriahkan hari Blogger Nasional ini, saya mau menceritakan secara singkat 5 blog favorit saya. (Link tiap blog bisa diklik di nama blogger). 

1. LEONY
Sesuai judul blognya, 'Catatan Kecil Kalo Lagi Ada Waktu', isi blog ini adalah catatan-catatan tentang momen-momen seru bareng keluarga dan kadang diselingi dengan opini Lele, begitu saya biasa menyebut namanya, tentang topik-topik yang lagi heits. 

Saya demen baca postingan yang isinya memuat opini Lele karena biasanya dese mengupas tuntas topik-topik yang kadang sensitif untuk dibahas. Penggunaan bahasanya selalu lugas, jujur, dan setajam silet *halah.

Menurut saya, Lele ini perempuan yang mandiri, kuat, dan tegas. Saya juga suka pandangan hidupnya yang selalu lurus dan idealis. (sok kenal banget si saya.) 

Cerita tentang keluarga dan travelling si Lele juga seru banget untuk dibaca karena selalu disertai seabrek foto yang memanjakan mata. 


Kalo si Lele usianya kurang lebih sepantaran dengan saya, Pakdhe ini usianya lebih senior. Beliau adalah seorang pensiunan TNI dengan jabatan terakhir brigadir jendral TNI. Wussss ngeriiiih! 

Kebayang, nggak kira-kira apa isi blog beliau? Bukaaaan, bukan taktik perang dan spionase. *efek kebanyakan nonton film action. Dalam blognya, si Pak Dhe ini lebih banyak sharing mengenai pengalaman hidup, tips, dan cerita sehari-hari beliau. Pak Dhe ini termasuk blogger yang super produktif, lho. Rajiiin banget update post. Udah gitu, beliau sudah beberapa kali menerbitkan buku. wes pokoke keren lah, jreng.

Gimana-gimana, usia memang gak bisa bohong, ya. Kalo baca blog beliau, isinya selalu menyejukkan kayak ad*msari, dan kata-katanya bijak. Dan seperti layaknya seorang kakek yang suka bagi-bagi permen ke cucu, si Pak Dhe ini demen banget mengadakan giveaway dan kontes. Lha ya itu, kalo posting tentang giveaway itu lah si Pak Dhe ini suka menyebut dirinya dengan kata 'Sohibul'.  Jadi dalam otak saya otomatis terpatri nama 'Pak Dhe Sohibul Abdul Cholik'. Belakangan saya baru tau kata 'sohibul' itu artinya tuan rumah atau penyelenggara. Hahahaha.... Ya sutra lah, biar aja beliau saya anggep namanya Pak Dhe Sohibul *sak enake dewe. 


3. ARMAN
Blogger yang tinggal di Amrik ini paling sering membahas tentang dua anaknya yang lucu dan menggemaskan, yaitu si Andrew dan Emma. 

Seru lho baca-baca tentang cerita Andrew dan Emma. Apalagi blognya bersih, fotonya selalu stunning dan jernih. Dan tiap buka blog nya Armando Maria Mercedes ini, pendengaran kita juga dimanja dengan alunan permainan piano si Arman. Nyaman banget deh pokoknya kalo bertamu ke blog dia. 

Walaupun sibuk dan fansnya udah bejibun, *ecieeeee fansnya banyak, kakaaaak, Arman ini tetep suka blogwalking dan komen secara rutin di postingan saya lho. Berasa tersanjung gitu deh blog saya yang alakadarnya ini disamperin seleblog. *kok gak enak ya istilahnya, 'seleblog', hahahaha... kalo instagram khan istilahnya 'selebgram' ya? Kalo untuk blogger apa ya? 


4. INDY
Si Indy ini berprofesi sebagai seorang penulis dan guru. Salah satu karya tulisannya yang mengangkat kisah perjalanan hidup si Indy sendiri sudah diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama, 'Waktu Aku Sama Mika'. Dalam film nya, sosok Indy diperankan oleh si cantik Velove Vexia. Keren ya toooo. Hm.... kalo suatu hari kisah hidup saya juga diangkat ke layar lebar, keknya karakter saya cocok lah ya diperankan oleh Mila Jovovich. Secara dari wajah dan postur tubuh, kami mirip bagai pinang dibelah dia *nglantur maksimal. 

Indy juga senengnya bahas tentang kehidupan sehari-hari dalam blognya. Kalo baca blog si Indy, berasa orang ini menyenangkan banget, selalu antusias, dan auranya selalu positif gitu. 

Si Indy ini juga banyak pajang-pajang foto diri di blog. Well, kualitas fotonya memang tidak segahar foto-foto di blog Lele dan Arman, sih. Tapi seneng liatnya, soalnya Indy suka pake dress-dress ala vintage yang girly-girly cute gitu. Jadi pengen cakar-cakar manja bawaanya *apasih. 


5. UNA
Saya bilang, Una ini termasuk backpacker yang pemberani. Gimana nggak berani, dese bisa lho berkeliaran di korea dan Jepang sendirian. SENDIRIAN, sodara! Saya pergi ke mall yang jaraknya nggak sampe 10 KM dari rumah aja ogah banget sendirian. Hihihi... Hormat buat kakak Una! Hail Una! Salut! 

Bisa ditebak dong ya, topik yang paling sering di bahas di blog si Una ini adalah topik travelling. Selain topik travelling, si Una juga suka membahas hal-hal kecil pritil-pritil di blog nya.
Justru karena topiknya ringan dan membahas pritil-pritil yang sering gak kepikiran bagi saya, saya jadi demen nyimak blog dia. 

Dibalik penampilannya yang agak tomboy, Una ini ternyata demen sama Hello Kitty, lah yaw. Samaan kita ya Un. Tampang sangar tapi hati se cute Hello Kitty. *eaaaa



Udah? 5 aja? Enggak, kuraaaaang. Masih ada beberapa blog yang saya demenin. Huhuhu.... tapi berhubung jatah dari Blogger Perempuan cuma 5, dan habis ini sudah waktunya saya beres-beres rumah dan menyiapkan menu sarapan keluarga, yo wes lah 5 aja.

Kalo kamu? Siapa blogger favoritmu?



Wednesday, October 26, 2016

NGOBROL: Nyolong Foto?

Udah pada tau, khan selain berprofesi sebagai ibu rumah tangga, saya juga nyambi jadi bakul sambel di instagram? Apaaaah, kamu belum tau?! Terlalu! Yuk yuk, yang belum order dan follow instagram jualan saya, cuss buruan meluncyur ke @mbokna_ hehe.....

Di postingan kali ini, saya bukan pengen membahas atau promosi tentang barang bakulan saya, sih. walopun ada kaitannya dikit-dikit sama urusan mbakul di instagram.
Gini, lho. Alkisah, beberapa hari yang lalu, salah satu teman sesama bakul di instagram sempat syurhat-syurhat bergembira ke saya. Dese sebel karena ada online shop lain di instagram yang nyomot fotonya tanpa izin dan dipajang di instagram juga. Padahal foto temen saya itu sudah dikasih watermark, lho. Tapi ya gitu, deh, oleh sang pencuri hatiku...hatiku...syalala lala lala.... itu, watermarknya ditimpa sama logonya dia sendiri.

Parahnya, ketika teman saya ini menegur baik-baik, si pencuri foto menjawab sengak (sengak itu bahasa indonesia bukan, sih?), "Nggak usah baper, Mbak. Kasian deh yang jualannya nggak laku, sampe sempet-sempetnya ngepoin IG orang. Rejeki nggak kemana, Mbak. Kalo memang udah rejekinya, pake foto yang sama dengan onlineshop lain juga dagangannya tetep laku, kok." 

Yiah! Temen saya gondok setengah mendem, deh jadinya.

Ya..ya.. bisa dimaklumi. Saya sendiri bakal agak sewot juga kalo tau foto-foto saya dicomot tanpa izin.  Cumaaa..... berasa aneh aja, sih. Temen saya ini kok marah, ya?  Orang dia sendiri biasa nyomot foto dari google untuk dipajang di instagramnya. Udah gitu nggak dikasih credit dan fotonya diwatermark pake nama dia pula. Lha ya... maling teriak maling dong, kakaaaak

Waktu saya iseng nanya ke temen saya, "Lha kamu sendiri sering ambil foto dari google dan nggak naroh credit, itu sebenernya termasuk nyolong foto juga gak, sih?" dia menjawab, "Ya khan lain! Kalo gak terima, suruh aja tuh Google hapus fotonya. Orang gue ambilnya dari Google."

Well...well...well... saya kurang paham tentang masalah begini-begini. Tapi sebenernya, kalo foto buatan kita terpajang di Google itu bukan termasuk nyolong foto juga, khan ya? Google itu khan lebih ke mesin pencari, bukan menggunakan foto orang untuk dipajang ulang. Kalo kita mau download foto hasil search di Google lak ya ada notif yang ngingetin kalo gambar yang kita download itu bisa saja memiliki hak cipta.

Trus...trus.. saya jadi makin bingung. Sebenernya gambar-gambar yang memiliki hak cipta itu gambar-gambar yang gimandose? Kalo misal, nih, saya foto jempol kaki saya dan saya unggah di blog ini, gambar itu termasuk udah ada hak ciptanya, nggak? 

Trus trus, kalo misal pas saya lagi duduk-duduk syantiek dan tiba-tiba ada Daniel Henney yang moto saya diem-diem karena nggak tahan ngliat kecantikan saya, itu termasuk nyolong foto juga gak, to? *serius nanya

Monday, October 03, 2016

NGOBROL: First Wefie

Seriously, saya dan Oni jaraaang banget berwefie selfie ria. Si Oni menganggap fie-fie an itu gak penting dan alay banget. Sebelas dua belas sama C yang keknya anti banget difoto. 

Sedangkan saya, well.... demen, sih ya. Tapi habis cekrak cekrek dan melihat hasilnya, helaaaah jelek bener. Kalo gak fotonya yang blurr ya orangnya yang blurr.... Emang dasar tampang butek nggak fotogenic. *mencet-mencet tombol delete dengan gemes

Padahal lho, kalo lagi ngaca, keknya wajah saya agak cakepan, deh. Hahahahahha..... tapi begitu difoto, hasilnya jelek. Semua kekurangan wajah saya jadi 10x lebih terpampang nyata. 

Mungkin aura kecantikan saya sedikit kasat mata gitu, ya? Jadi tidak tertangkap kamera beresolusi cetek. *alesan banget supaya dibeliin kamera baru sama si Oni gitu.