• LAUK KESUKAAN C dan BREE: Daging Goreng Tepung

    Tau nggak, sih, daging goreng tepung ini bikinnya super gampang dan hanya menggunakan 2 bahan. Serius, mak!
  • Yup, kita kaum wanita memang lebih mudah terserang infeksi saluran kemih. Salah satu penyebabnya adalah karena saluran kemih wanita lebih pendek dibanding pria. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Yuk baca lebih lanjut

  • KULINER: Ngobrol Bareng Farah Queen Sambil Mamam Queen Apple. Cucok Cyn!

Wednesday, January 30, 2013

LIFE'S NOT FAIR



Sejak anak-anak saya meninggal di akhir tahun 2011 lalu, kalimat itu yang seriiiing banget mubeng-mubeng di otak saya. Iya sih, sekarang udah nggak sesering dulu mikir begonoh, tapi sesekali masih juga mikir gitu.  Lha gimana adil, coba? Saya yang udah dari muda pengen banget punya anak kembar identik laki-laki, giliran dapet malah anaknya meninggal. Sementara di sekitar saya, banyak orang-orang yang  "asal cubles la kok dadi", yang tega buang anaknya atau melakukan aborsi. Ealah.....   

Since I lost my sons at the end of 2011, the sentences above often  sounded in my head. Well, now is not as often as before, but sometimes I still think that this world is not fair to me. How could it was fair? I had  really wanted a twin identical baby boys, but after I got them, they are taken away from me. While around me, there is many people did not expecting to have baby -but they got a baby- just put their baby in the shelter or have an abortion.

Belom lagi kalo ada temen yang kadang curhat ke saya, ngeluh susahnya hamil, susahnya ngurus bayik, susahnya nyusuin anak. Jiiiiih, kok komplen mulu, sih. Sinih tukeran sama saya. Saya aja yang punya anak, situ yang jadi saya. Hahahaha......

Some other friends keep complaining about  how difficult to take car of their baby, how hard to be a pregnant woman, how hard to breastfeed a baby, etc. Your baby is a gift that I haven't receive, dude. Imagine if they were me. Will they stop complaining?

Kebayang gak gimana perasaan saya kalo denger kabar gembira tentang kehamilan dan kelahiran anak dari temen atau sodara saya? Makin cekot-cekot rasanya.  Koyoknya saya mulai ketularan si Tyke yang hobi nyemil Panadol, ya to? 

Everytime I hear about baby born or pregnancy news, it seems like someone drop a big stone on my head. Hahahahaha..... I think aspirin is now my best friend. 

Minggu lalu, waktu saya iseng buka-buka FB dan meng-kepo-in time line beberapa teman saya, saya baca tulisannya si Abu: 

 Last week, I read Abu write in his timeline in FB:

Life's not fair, so we complain about it. But if life was fair, the good moments wouldn't be so good now, would they? - Abubaker Sadikh

Eh, walaupun tulisan itu tidak ditujukan untuk saya, tulisan tersebut membuat saya tersadar. Iyo ya, selama ini saya menganggap hidup ini tidak adil karena kejadian-kejadian buruk yang saya alami dalam hidup saya. Lha ternyata banyak juga yah, kejadian baik yang terjadi dalam hidup saya yang kalo dipikir-pikir, iya emang karena hidup ini tidak adil. 

Well, even that quote was not intended for me, it makes me thought. I judge that  life is unfair to me because of bad things that I have experienced in my life. There is many good things -that seems too good to be true- happen in my life also, eh?

Contoh sederhana ya, temen saya yang gencar promosi, update barang, bagi brosur dll jualan baju via online, lha kok jualannya tetep nggak laku. Sementara saya yang sekarang nggak bondo dan  males-malesan jualan, kok bisa toh omzetnya malah tinggian saya.  Saya yang pecicilan, jarang berbuat baik sama orang, banyak kurangnya, kok bisa dapet suami yang baik banget kayak si Ony? Sementara temen saya yang orangnya baiiiik banget, sering bantu orang, rajin ibadah dan sebagainya malah dapet suami yang tukang selingkuh, maen tangan, dan ga kasih nafkah. *duh, mit amiiiiit. Lha itu juga termasuk ketidakadilan hidup ya to? 

A simple example, my online-shop's sales is higher than my friend's. Even he  vigorously make advertizing, spread brochures, etc about his online shop. In opposite, I do my online-shop business lazily, I don't even spend a little budget to promote my online shop. How could it be fair? Life is unfair to me in (a good way), eh?

Another example, how could a 'not so good' person like me got a veeeery kind husband like Funa? Where as I see one of my friend.... well... she is a very good woman, generous,  pretty, always offer a hand to other people, etc. In simple word, she is an angel. But she got a husband who often cheat on her, hurt her physically, and never done his job a s a husband. (*OMG, I hope it will never happen to me and all of you.) How could it be fair? Once again life has been unfair to me. 

FYI, si Abubaker Sadikh ini temen baeknya si Ony waktu masih tinggal di Dubai dulu. Usianya 25 tahun, atlet basket, lagi ngambil dual degree marketing dan finance, abis ini lulus dan mau ambil master di Amerika. Gape ngemeng bahasa Inggris, Prancis, Farsi (bahasanya orang Persia), Senegal, dan Arab. Denger-denger, sekarang dia lagi belajar bahasa Mandarin. Orangnya ramah dan supel, muslim taat, udah haji, sayang sama ortu dan sodara. Yang naksir? Banyaaaaaaaakkkkkk.... sampe ngalahin antriannya bang BC* di hari Jumat. Sekarang lagi jomblo loh. Ayo ayo... yang mau daftar silahkan hubungi saya. :p 

FYI, Abubaker Sadikh is one of Funa's bestfriend who live in Dubai. He is 25 years old, basketball player. Now he is taking dual degree in marketing and accounting. Will take his master degree in USA. He is able to speak English, France, Farsi, Senegal language, and Arabic. I hear from Funa, now he is learning mandarin.  Friendly and outgoing person, devout moslem also. Many girls line up to be his girlfriend. hehehehehe.... Anyone want to line up too? 

Berhubung kali ini obyek gosipnya ga bisa ngemeng Indonesia, terpaksa posting ini saya translate (dengan susah payah dan terngesot-ngesot) dalam bahasa Inggris. 

Sunday, January 27, 2013

ARI WIBOWO

Fely: Ehhhh, aku mau coba detergen ini, ah.

Ony: Lhaaaa, mau ganti merk detergen? Bukannya udah cocok sama yang sekarang?

Fely: Gapapalah, nyoba.Kali aja ini lebih bagus.

Ony: Ya udah lah, terserah kamu aja. 

......

Ony: Lho? Kok ambil yang besar? Kalo mau nyoba yang kecil dulu to, Yank?

Fely: Yang besar aja. Ada gambar Ari Wibowo-nya.

Ony: Zzzzz........ 





Ngomong-ngomong, Ari Wibowo sudah keliatan kayak om-om ya, sekarang.  Hihihihihihi..... Kayaknya sampe sekarang dia juga masih sering muncul di sinet-sinet Indo to ya? 

Duuuh, Om satu ini emang keren, deh. Muach...muach.... *cium-cium kantong detergen

Thursday, January 10, 2013

SUSU TANTE

Alkisah, waktu saya masih bekerja di Surabaya ada salah satu teman kerja di bagian personalia yang bernama Yanti. Orangnya lucu, cablak, dan centil. Dibilang ndut juga enggak sih sebenernya, cuma emang perawakannya lebih berisi dan gemol dibanding kebanyakan orang. Hihihihihihi....

Hampir setiap minggu, si Yanti ini ngider-ngider dari satu meja ke meja yang lain sambil bawa-bawa amplop plastik. Iya dong, meja saya tidak pernah ketinggalan disamperin si Yanti. "SUSU TANTE, bu Fely. Ayoooooo...." gitu kata si Yanti sambil senyum-senyum centil, kedip-kedip gak jelas, dan nyodorin amplop plastiknya. 

Biasa saya selalu nanya dulu, "Susunya siapa kali ini nih, Mbak Yanti?"
"Anaknya pak X baru melahirkan," atau "Kerabatnya pak Y kemaren meninggal, Bu."  seringnya dua jawaban itu sih yang saya terima. Baru deh setelah itu saya nyemplungin sejumlah uang ke amplop plastiknya si Yanti.


Apakah di kantor teman-teman juga ada pengedar susu tante seperti si Yanti?   
SUSU TANTE = SUmbangan SUkarela TANpa TEkanan